Pungky Prayitno @ 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Slider

Solo, dan Keramahan-Keramahan yang Memanggilmu Datang


Tiga hari di kota ini, aku jatuh hati berkali-kali. Setiap sudutnya semacam menyimpan kejutan yang pasti bikin senang. Ada aja yang bikin senyam-senyum. Setiap meternya adalah rumah yang membuka pintunya lebar-lebar untuk kedatanganmu. Tersenyumlah, mari kuantar kalian ke sana.

Inilah Solo, dan keramahan-keramahan yang memanggilmu datang.

Sukses Mengatasi Jerawat dan Bruntusan dengan Elsheskin


Jadi, gaes, aku tuh lagi kualat. Gara-garanya selama ini aku sering sombong kulitku nggak pernah jerawatan. Beneran nggak pernah. Abis make up tebel langsung tidur pun, besoknya tetep mulus. Ya paling komedo. Saking sombongnya, aku bahkan pernah sengajain nggak cuci muka abis naik motor, biar jerawatan!
 
TERUS SEKARANG AKU BENERAN JERAWATAN PARAH HAHAHAHAHAHA.

Ya kalau cuma jerawat setutul dua tutul sih nggak masalah, ini tuh buanyak. Ngehenya lagi, enggak cuma jerawat, tapi juga bruntusan yang super gengges. Beneran banyak banget sampai jidatku kayak jalanan aspal belom dipres. Gradagan nggak karu-karuan.

Coba tolong yang mau teriak "makan tuh sombong!", baris yang rapih, ya! xD

Galaksi Pungky dan 2016

Postingan ini akan banyak pamernya. You've been warned, ya. Jadi kalau sepanjang tulisan isinya cuma umbar-umbar pencapaian, dan kamu merasa iyuwh, segala bentuk nyinyir, dengki, dan baper akan dilayani dengan baik oleh... tembok. YHA.

Tahun 2016, adalah tahun aku menjalani status sebagai ibu rumah tangga penuh. Ini pertama kalinya dan rasanya kayak makan makaroni pedes dicelup purwaceng. Ajaib. Aku berhenti dari kerjaan, udah lulus kuliah juga, jadi beneran nggak ada yang dikerjakan selain mengurus rumah tangga dan menjadi istri solehah. *kubet phasmina motif macan garong*

Gila, Pungky Kakinya Gede Banget!



Mau curhat boleh ya.

Jadi kan kaki aku memang gede buanget buat ukuran perempuan. Empat dua, kadang 43! Bhahahahaha. Malu? Dulu iya, sekarang enggak. Dulu tuh malu setengah mati, selalu aku rahasiakan dan aku jaga rapat-rapat. Belakangan aku sadar, ini kaki segede gini Gusti yang kasih. Buat apa malu? Malu sama pemberian Gusti? Ha?

Jadi korban bully udah nggak kehitung lagi seringnya. Dari disebut kaki godzila, kaki perahu, sepatu buat boncengan, sampai pertanyaan itu sendal ukuran paus beli dimana? Nyet, sejak kapan deh paus pakai sendal. Bully kalian ndak cerdas, belajar lagi sana :(

Punya Cerita Baik bersama JNE? Ayo tulis dan Menangkan Hadiahnya!




Siapa yang nggak kenal dengan JNE Express? Dua puluh enam tahun melayani, JNE Express, hari ini, tampil sebagai jasa pengiriman terbesar di Indonesia. Perjalanannya, tentu aja, memberi banyak cerita bagi banyak orang. Kado ulang tahun dari pacar yang LDR, daster buat ibuk di kampung, hadiah-hadiah menang lomba blog, sekotak kosmetik hasil belanja online, paket sedekah untuk anak-anak kurang beruntung di pulau terpencil, kiriman surprise dari teman jauh, atau antar barang dagangan yang jadi sumber penghasilan. JNE, menjadi bagian dalam hidup kita sehari-hari.

Termasuk aku. Kalau boleh jujur, JNE adalah salah satu teman seperjalanan blog Galaksi Pungky ini. JNE lah yang membuat paket-paket endorsan sampai ke aku dengan selamat, JNE yang mengantar hadiah-hadiah saat menang lomba blog, JNE yang membawa gincu-gincu untuk review, JNE yang membantuku mengirim kado-kado kalau lagi bikin giveaway. JNE dan blog aku, adalah teman baik.

Melunasi Tanjung Puting



Dua tahun lalu, jembatan kayu ini pernah aku tulis di blog. Waktu itu Tanjung Puting masih dalam bentuk mimpi, cita-cita yang aku uapkan bersama Adit. Kutulis bahwa suatu hari, aku akan berdiri di sana. Berjalan pelan-pelan memasuki tempat paling kuinginkan di Borneo: Camp Leakey. Dua hari lalu, apa yang kami uapkan dikabulkan Gusti. Aku duduk di sana, di jembatan kayu yang dua tahun lalu, masih berwujud impian. Setelah penantian 600 hari lebih, aku, akhirnya, melunasi Tanjung Puting.