Jumat, 26 Juni 2015

Penting Ya Blogger Belajar SEO?




Dulu, aku ini termasuk blogger yang sok idealis soal menulis. Blog yang kalian baca ini, gak pernah banget mikirin tetek bengek macam SEO, trafik, analytics, views, DA, dan lain lain. Kenapa? Karena buatku blog itu tempat bersenang-senang. Hal-hal teknis itu, lagi lagi menurutku, adalah untuk mereka yang ingin dapat penghasilan dari blog. Dan itu bukan aku.


Bahkan 5 tahun ngeblog, galaksi pungky ini gak pernah sekalipun mencoba daftar adsense. Jangankan adsense, terima tawaran job review pun baru akhir tahun 2014 kemarin. Itu setelah 1,5 tahun aku kerja untuk sebuah perusahaan kecantikan sebagai tukang-nyari-blogger-untuk-endorse. Satu setengah tahun yang sedikit banyak mengubah perjalanan blogku. Idealisme ku pelan pelan melebur bersama kebutuhan dan ketagihan dapat uang dari blog.

Tapi tetap, aku bertahan dengan idealisme bahwa blog adalah taman bermain. Galaksiku. Jadi SEO, trafik dan tetek bengeknya itu, bukan untuk aku pikirin. Buat apa? Toh aku gak cari uang dari blog, job review yang datang selama ini ya hasil aku ‘bermain’, bukan hasil aku berburu trafik. Bukan hasil oprek oprek SEO sehingga blogku punya pembaca segambreng. Aku juga gak mengejar popularitas, page one google biarlah buat mereka yang butuh kebanjiran pembaca. Aku enggak.

Tapi Darul membuka mataku. Kemarin di Malaysia, aku dan Darul yang baru kenal curi-curi waktu untuk tukar pikiran soal blogging. Darul ini type cowok yang suka ngobrol banget, suka bagi-bagi ilmu juga. Jadi kemarin walaupun sambil berdiri dan di antara orang sibuk nyiapin acara, obrolan kami seru sendiri macam couple lagi pedekate.

Darul bilang, belajar SEO dan masuk page one google, harusnya digiati oleh mereka yang benar-benar cinta menulis dan berbagi. Aku, harusnya menjadi bagian itu. Bukan malah bodo amat hanya karena gak butuh terkenal atau gak pengen pengen amat kebanjiran pembaca.

Sekarang gini, saat aku menulis karena cinta, gak akan aku menulis hal hal yang cuma ngejar trafik atau page one demi adsense. Hal hal yang aku tulis pastilah datang dari hati, dari olah pikir, lahir karena memang aku pengin menulis itu. Bukan semata-mata asal ketik asal jadi asal publish asal page one asal view banyak, trus banjir dollar. Iya toh?

Nah, Darul bilang, saat aku menulis dari hati, kok ya jahat banget kalau diumpetin sendiri. Sedangkan aku tau dan sangat tau, kalau page one google saat ini banyak dikuasai sama artikel-artikel gak bermutu yang cuma ngejar trafik demi adsense. Kok ya sampai hati ngebiarin orang lain baca artikel-artikel macem begitu.

Padahal sepele, mereka yang ada di page one belajar getol tentang optimasi SEO, sedangkan aku enggak. Gak mau hanya karena mindset kuno bahwa aku menulis untuk bersenang-senang, jadi gak perlu banyak pembaca. Gak pengen belajar mengejar halaman depan hanya karena alasan sok idealis, bahwa mereka yang di sana, adalah blog yang sedang mendulang dollar, aku bukan.

Pulang dari Malaysia, aku keinget-inget terus kata Darul dan langsung cek ke blog-blogku. Beberapa artikel di blognya Jiwo, pernah dibantu set sama temenku supaya bisa page one. SEO sederhana, katanya. Berhasil, beberapa pengalaman mengurus bayi yang aku tulis di sana, masuk page one. Tapi aku masih merasa, ya tapikan dibaca orang juga gak guna-guna amat.


Akhirnya aku cek blog sendiri, galaksi pungky ini. Dua artikel yang viewnya termasuk bombastis adalah Petualangan Finansial Pekerja S*ks Komersial dan Rekomendasi Toko Sepatu Wanita Ukuran Besar. Di artikel tentang toko sepatu ukuran besar, ternyata ada beberapa komen yang  bikin aku glek. Serius apa yang aku tulis bisa bantu orang lain?

Beberapa komen di sana, bilang terimakasih atas artikel itu. Karena memang nyari toko sepatu cewek ukuran besar itu kayak nyari pangeran di pulau kodok. Bukan susah lagi, susyaaah biyaaanget. Dan mereka terbantu sama informasi yang aku tulis. Bahkan ada yang sampai bikin akun unknown, cuma demi bisa bilang kalau dia terbantu. Duh :’)


Di artikel tentang finansial PSK, memang gak ada yang ninggalin komen makasih atau sejenisnya. YAKALI. Tapi aku merasa bersyukur tulisan itu viewnya segambreng. Ya pastikan ini sumbernya dari para pemburu cerita cerita porno yaa.. Seudzon sih, tapi emang logisnya mah begitu. Jadi ngebayangin aja, kalau ada cowok lagi googling tentang pekerja s*ks, mereka sampai ke tulisanku yang menawarkan sisi lain PSK. Bahwa perempuan yang mereka cari di dunia maya, hidupnya gak seindah tubuhnya. Syukur-syukur ada yang tergugah kan, minimal jadi baca supaya tau. Yaelah bro, lagi ngacung malah kecele. Muahahahaha
((( ngacung )))

Aku jadi tau, selama apa yang kita tulis di blog itu positif, masuk page one bukan hal yang sia-sia. Percaya deh, ada orang-orang yang terbantu dengan artikel kita, meskipun kadang sederhana dan buat kita 'ya cuma gitu aja'. Belajar SEO dan mengejar halaman depan, adalah tanda kita peduli dengan bacaan orang lain di dunia maya. Sekali lagi, selama yang kita tulis adalah hal positif dan bermanfaat.
Duh curhat doang jadi panjang. Makasih lho maz Darul buat sesi tukar pikiran semi semi tjurhat nya. Tapi kamu tetep utang ganti nama kontak sama aku. Ganti! >:(


Purwokerto, 26 Juni yang gerah, 2015


Apa hubungannya SEO sama foto ala cabe-cabean begitu?
YA NAMANYA JUGA PUNGKI. Dimaklumin aja lenjehnya gak ketolong. Muahahaha BYE!

67 komentar :

  1. Habis ini bakalan serius belajar SEO dong, Mbak Pungky? :)

    BalasHapus
  2. Habis ini bakalan serius belajar SEO dong, Mbak Pungky? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah.. doakan gak blenger :D

      Hapus
  3. Balasan
    1. DARI POSTINGAN SEPANJANG INI KENAPA ITU YANG DIKOMEN KENAPAA

      Hapus
    2. Hahaha ibu dan anak lagi tempur gara gara ngacung *kabur

      Hapus
    3. Aku gak bisa cuek kalau ada yg ngacung. Kasian kan udah ngacung, dicuekin :(

      Hapus
  4. Setuju mba, google itu senang dengan tulisan yang original dan natural, dan sudah pasti kalo tulisan di blog itu biasanya memenuhi syarat tadi dan bisa masuk page one tanpa disadari :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget, beberapa postingaku masuk page one tanpa aku bikin. Alami aja gitu.. Eh ternyata banyak yang terbantu. Alhamdulillah :')

      Hapus
  5. Happy blogging, blogging with heart...tambah happy kalau ada bayarannya kan? :v

    BalasHapus
  6. Baru mau nanya itu, apa hubungannya postingan tentang SEO dengan foto-fotomu itu, Pung? Hehehehe.... ajarin SEO! :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Btw, izin follow blognya, ya :D

      Hapus
    2. Akupun baru mau belajaaaar :D
      Sudah aku folbek ya mak :*

      Hapus
  7. Duh... baca atau denger kata SEO itu semacam denger pelajaran fisiologi waktu kuliah.
    Belum apa2 udah grogi duluan... Brrr....
    Pengen bisa di pejwan juga dengan alexa yg aduhai rampingnya. Xixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe aku juga baru mau mulai belajar, pelan pelan aja sih, dari yang sederhana dulu. Gak ngoyo juga karena gak ada targetnya (kalau aku) hihihihi :D

      Hapus
  8. trus yg soal SEO nya manaaaa??? ah menjerumuskan inih postingannya.
    Darul oke juga ya dakwah SEOnya ke kamu, halus tapi nancep. Bagi2 ilmu SEOnya atuh Pung, aq ora mudeng blaaasss.... ya ya yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laaaaah menjerumuskan piyeee.. Dari judulnya aja gak bilang kalo aku bakal bahas SEO nya xD
      Aku juga baru mulai belajar mbakbrooo.. hayuk sama sama :D

      Hapus
  9. Oohh, Darul???
    Ohh, lagi blajar di kelas Pung? Klo ditanya bu guru & tau jawabannya, ngacung yaa :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. KENAPA NGACUNGNYA YANG DIKOMEEEEN BHAHAHAHAK

      Hapus
  10. Setuju bangetttt sama tulisan ini. Aku pernah ikutan pelatihan soal Internet Marketing, dan yang dishare oleh pemateri di pelatihan itu murni cuma gimana biar bisa menghasilkan dollar dari blog tanpa memikirkan konten yang bermanfaat. Dan emang iya yang kayak2 gitu yang saat ini banyak mendominasi di page one google :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, ada yang pelatihan kaya gitu? Wah, ngeri juga ya mbak.
      kayak berita2 online sekarang lah nih ceritanya, yang kejar rating dengan berita2 murahan dan provokasi. hiks...

      Hapus
  11. Kalau kamu tanya, Pung: "Siapa yang mau belajar SEO sama aku?" maka aku bakalan langsung ngacung loh. Yes, ngacung beneran. Nggak pakai tanda kutip huwahahaha.

    Salam kenal ya

    BalasHapus
  12. Aku juga lagi mau beberes soal SEO dan tetek bengek backend :)))) Semua gara2 pengetahuan yg kudapat pas proses nulis buku kemarin :D
    Semangat, Pung :D

    BalasHapus
  13. Sepertinya saya kudu belajar masalah SEO iki, mbak.

    BalasHapus
  14. Emang penting pung. Seenggaknya ngerti dasarnya. Kalau gue sih, tetep, buat merusak nusa dan bangsa.
    DAN ITU APAAN NGACUNG-NGACUNG GUE BACANYA PAS UDAH IMSAK. :(

    BalasHapus
  15. Jaman kuliah dulu pernah ikutan workshop macam bagaimana biaa dapat uang dari blog. Duh, ya isinya SEO dkk nya Mbak. Dengerin malah blenger sendiri. Bahkan ada teknik copas artikel orang tanpa ketahuan google. Ah pokoke ada aplikasine embuh apa namanya. Copas 1 artikel bisa jadi 10 artikel dengan susunan kata yang berbeda. Kereeeen. Tapi aku gak iso. Hihihi

    BalasHapus
  16. Pung, bikin bahasana kek yang bisa dipahami mak-mak rempong kek aku ini, inti dari SEO yang paling sederhana bingit. jangan mpe pembahasannya melebihi Tarik urat nawar ama pedangan sayuran ya...kutunggu pembahasanmu mengenai SEO

    BalasHapus
  17. Aku juga lagi tertarik banget sama SEO mak pung, cuman sekedar buat pengetahuan sih, gak target pegwan banget di search engine :)

    BalasHapus
  18. Pada awal ngeblog thn 2009 aku juga nggak pernah mikir utk SEO2an.. Tahunya ngeblog itu utk menuangkan ide dan pemikiran utk menjembatani jadi penulis.. Makin kesini koq makin dibutuhkan ya mengenali SEO.. Terutama ketika sdh mulai tetima job2 review tentu pihak pemberi job menginginkan tulisan yg kita review itu nangkring di tempat teratas di google... Kini aku juga mulai mempelajari SEO..

    BalasHapus
  19. Klo dipikir emang bener ya Mak, pernah kan ya satu komunitas membuat lomba dengan kata kunci khusus utk menggeser artikel2 gak bermutu yg dg manisnya bertengger di pejwan.

    Aq follow blognya ya :)

    BalasHapus
  20. Harus getol lagi nih belajar SEOnya hehe....

    BalasHapus
  21. Mak Pung, pertama2 kuucapkan ... "KITA TERNYATA SEUMURAN!" T_T Tapi km sudah jd mahmud yg kece, aku masih remah2 peyek di atas bumbu pecel hahahhaha ... Aku jg belajar SEO nih, awalnya tuntutan pekerjaan. Tapi kemudian penasaran banget hihihihi

    Btw saya sudah follow blognya. Kalo berkenan folback ya Mak :)

    http://www.windacarmelita.com/

    BalasHapus
  22. saya juga termasuk gak pernah perduli sama SEO, karena emang gak ngerti n gak bisa. Tapi suami saya bilang, SEO itu penting juga lho.... :)

    BalasHapus
  23. Masiih pingin belajar seo, suka penasaran gmn org bs dg cpt ke page one pdhl br publish bbrp jam. Hmm... However, aku mah emg pingin dpt duit dr blog sih. Meskipun gk segila pelaku adsense

    BalasHapus
  24. Seo ohhh seo... aku kok susah atau malas banget ya belajar tentang ini? Pingin sihh punya pembaca segambreng atau blog nya punya traffik bagus.. terus jadi inspirasi (uhuukkk) di page one.. tapi sekarang ini masih terlalu santai ngeblog cuma buat main..ngeblog cuma karena suka nulis.. itu pun nulisnya sederhana banget.
    Baca tulisan ini jadi kayak punya alasan untuk belajar seo... Mudah-mudahan dehhh

    BalasHapus
  25. Benar Makpung. Saya pun nulis, suka sok idealis tapi rasanya koq senang juga dapat duit dari hasil senang2.Masalah SEO, sy belajarnya dikit2. Bukan karena sok idealis spt dirimu (eh, Makpun sendiri yang bilang kan hihihi) tapi memang suka susah mudhengnya dengan SEO, kayaknya otak sudah mulai karatan deh. Lagi pula saya pernah ikut lomba SEO sampe mo muntah menerapkan langkah2nya gimana supaya dapat page one. Akhirnya ya, saya praktikkan sedikit2 saja SEO, tidak getol2 amat belajar. Hanya memperhatikan apakah sulit loadingnya, apakah kebanyakan link keluar. Sy juga rajin nitip back link di blog2/website2 lain di luar blog di mana saya jadi kotributor, dan bikin link2 hidup mengarah ke dalam.

    Alhamdulillah lah terbantu. BAru ngeh istilah Google PR, DA, PA .... dan sepertinya walau gak femes2 amat, blog saya tidak buruklah.

    Ada bbrp tulisan yang tiap hari kebanjiran pengunjung. Bbrp di antaranya memang dari orang2 yang otaknya ngeres, spt Pengalaman Pengantin Baru dan Mau Sama Kakak. Tulisan Mau Sama Kakak ini sebenarnya cuma cerita ttg dua anak saya saja, sama sekali gak ada kata kunci pornonya tapi koq ya yang masuk situ pake kata kunci yang mengarah ke insest. Kalo yang Pengalaman Pengantin Baru, ada yang terang2an nanya, mana pengalaman seksnya ckckck.

    Aneh sih, sempat merasa terhina juga ... saya kan orang baik2 masa dinilai begitu sama si Mbah Google tapi akhirnya saya senang2 saja, lumayanlah buat nambah2in page views dan utamanya lagi sudah berhasil mengecoh orang2 yang otaknya ngeres itu hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oiya membahagiakan sekali kalo ada ucapan2 apresiasi kepada jerih payah kita menulis. Satu tulisan saya yang suka dicari orang adalah 10 Perilaku Durhaka Suami kepada Istri. Sebenarnya sih isinya comot dari sebuah buku. Supaya bermanfaat buat banyak orang, 20 dari 10 poin di buku itu saya tuliskan di blog. Sdh lama postingnya, thn 2011 kalo gak salah tapi yang datang ada saja dan masih suka nitip komen.

      Jadi memang kita tidak boleh sama sekali tidak peduli sama SEO. Benar kata temanmu itu Mak, jangan biarkan postingan2 tidak baik yang naik .... dan saya percaya kalo kita menulisnya dengan hati dan konsisten memelihara blog, insya Allah apa yang baik di mata SEO, pelan2 bisa kita peroleh juga. Keep writing from your heart

      Hapus
  26. Sangat penting nih SEO buat para blogger

    BalasHapus
  27. Kalau dipikir-pikir iya juga ya, kadang suka sebel kalo search di google tapi dapet artikel yang gitu deehh, mau lanjut page seterusnya kok males, padahal sebenernya banyak artikel yang lebih bagus di halaman-halaman berikutnya
    Berarti harus mulai belajar SEO nih *pasang iket kepala*

    BalasHapus
  28. Aku sih mengoptimalkan sebisaku aja, karena sama nggak ngertinya. Paling banter dibantu pacar, haha :')

    BalasHapus
  29. belajarlah seo pung..ntr aku diajarin yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    BalasHapus
  30. SEO itu ilmu yang tidak pasti jadi sedikit pusing juga buat mempelajarinya

    BalasHapus
  31. daku juga sepertimu, say...ngeblog ya ngeblog aja. malah kadang dapet tawaran review nggak aku terima karena males mikir dan bikin postingan tentang tema yang diminta :D
    tapi kayanya emang penting juga ya kita belajar SEO. eh tapi aku takjub juga lho. ada dua postinganku yang masuk page one google. padahal mah nggak pake SEO SEO an, mungkin karena memang banyak yang cari info itu ya :D

    BalasHapus
  32. Aku juga 100% sama kayak Mbak Pungky yang dulu, bener-bener ga peduli trafik atau popularitas, bener-bener ngepost untuk suka-suka. Aku juga nganggep SEO itu penting sih, tapi bedanya yaa...aku belum sampe ke titik untuk praktekin atau mendalami yang gimana. Soalnya konsistensi aku nulis masih labil banget, jadi yaa...gitu deh. Biar let it flow aja dulu, entahlah sampe kapan. Haha.

    BalasHapus
  33. Aku termasuk yg ga peduli seo sih, tp kalau dari alasanmu yg supaya jgn banyak blog sampah di halaman pertama google.. umm..

    BalasHapus
  34. hai makpung salam kenal :D
    aku dah pernah belajar SEO, tapi waktunya gak tepat banget karena waktu itu motivasinya kepengen ikutan lomba SEO akhirnya siang malem waktu abis buat optimasi dan ngubek-ngubek meta tag sampe mual. Dan tadaaaa artikelku juauh mbuanget posisinya dari halaman pertama google *hiks*
    mulai dari situ udah males nyeo-nyeo lagi, tapi abis mbaca artikelnya makpung kadi syemangat lagii, boleh ya mak aku follow blognyaaa *_*

    http://daridan.blogspot.com/

    BalasHapus
  35. Kyaaa.. tertampar.. aku juga termasuk yang suka blogging utk senang-senang aja.. oke, baiklah, mari pelan-pelan belajar SEO. Harus pelan-pelan atau cepat ya?

    BalasHapus
  36. Salam kenal mbak, baru pertama kali main kemarihhh~~

    Iya kali seo penting, bukan untuk mereka yg ngejar adsense, tapi seo yg kayak kita. Blogger yg murni nulis untuk kepentingan share dengan kualitas tulisan baik. Bukan mereka, yg nulis seenak udel yg penting ada d page one. Kasian mereka yg cari data, taunya dapat artikel abal2. Kitalah yg harua maju, untuk mereka

    BalasHapus
  37. saya jg sama dg kamu, nulis krn senang nulis, buat hobi & malah berfungsi jg sebagai obat stress.. bukan buat cari duit. tapi toh saya tetap taruh counter supaya saya bisa tahu seberapa banyak tulisan saya dilihat / dibaca orang & jadi saya juga bisa tahu tulisan saya menarik / tdk

    BalasHapus
  38. harus serius belajar SEO ini mah

    BalasHapus
  39. Ehh... iya juga ya mbak... selama ini saya juga bilang gitu, males belajar SEO karna bla bla bla *kayak mba pungky dulu*... padahal itu kayaknya sekedar alibi karna saya males belajar.

    BalasHapus
  40. Ehm, kalo belajar SEO sih penting juga yah Pung, supaya sekedar tahu ilmunya aja...
    Tapi kalo untuk diterapkan secara kontinyu di blog, sepertinya akan melelahkan kalo buatku sih...

    Dulu sempat belajar ttg SEO se-uprit karena ikutan kontes Touch Korea Tour itu lho, dan postinganku masuk page one dengan 7 kata kunci yang dikasih KTO...
    Tapi ya itu tadiii..lelaaah bhahaha...

    Lagian postinganku masih curhat semua sih, mungkin kalo suatu saat nanti aku bikin postingan yang untuk mencerdaskan anak bangsa giru bakal aku mainin SEO nya deh...bhahaha...

    BalasHapus
  41. aku dulu pernah belajar seo, tapi sekarang udah nggak, soalnya katanya google update algoritma terus, jadi nggak fokus belajarnya malah, ; (

    BalasHapus
  42. kalau saya masih kayak dulu, sih, blog buat saya adalah sebuah hobi, tapi gak menutup kemungkinan hobi itu membayar saya. Kadang emang perlu belajar SEO tapu intinya tergantu si orangnya lagi, mau dibawa ke arah mana blog nya? cuman happy aja tau dollar hehe

    BalasHapus
  43. Itu yang ngacung itu typo khan Pung? *yaleah pakek diperjelas ndop!*

    Aku senajan nulis amburadul gak jelas, tapi tetep ada plugin plugin canggih dari wordpress untuk SEOnya, jadi ya tetep harus ada SEO nya. Tapi gak tau ya kalau blogspot itu SEO nya kayak gimana. Kalau wordpress sudah bertebaran plugin yg tinggal nulis tag sama deskripsi sajaaa..

    BalasHapus
  44. pounya kaki ukuran besar, tepat sekali tanay ke pungky :)

    BalasHapus
  45. aku mau dong diajarin hehehe..selama ini memang nulis nulis dan nulis ajaa...kadang pengen banget menimba ilmu khusus tapi belum sempet-sempet..semoga bisa segera ketularan para blogger keren itu..

    BalasHapus
  46. Mbak Pungky.. Setuju banget sama visi misi ngeblog yg diusung Mbak Pungky. Daku memang ngeblog denfan konten yg bagus dan isinya bermanfaat. Tapi gak ngejar-ngejar adsense. Yang aku harepin banyak orang yang nyasar ke blogku dan dapat pencerahan gitu.. Mulia sekali ksn? *ditabok*

    BalasHapus
  47. gara - gara baca tulisan ka pungky yang ini aku seharian belajar SEO biar blog-ku yang baru tukangnobar.wordpress.com masuk page one di search engine hahaha. *komen sekalian promo blog baru* *Kayak trik yang diajarin ka pungki waktu ngobrol asik sama himakom di bagong* hahaha

    BalasHapus
  48. menulis dari hati lebih enak

    BalasHapus
  49. Artikel yang sangat membantu, plus buka pikiran. Menulis memang mesti idealis, tapi kalau idealis bisa bantu ngebulin dapur kan lebih keren :D

    BalasHapus
  50. Yahh. Sepakat. Menulis kayak kita mancing di atas lapangan bola lebih menarik :)

    BalasHapus
  51. Sama Pung, gua ga pernah mempedulikan SEO tapi postingan gua ternyata banyak yg masuk page one. Btw postingan blog gua yg paling banyak dibaca tuh tentang kondom dan bulu kelek...edan, segitu banyaknya kah orang yg fetish sama bulu kelek?

    BalasHapus
  52. wahhh kak, suddenly i feel inspired...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...