Rabu, 20 Januari 2016

Kami Ada untuk Berbagi (.)

Sebuah ucapan terimakasih penuh haru mendarat ke kotak surelku malam itu, dari seorang ibu yang enggan menyebutkan nama, dia bilang perkenalan kami telah mengubah hidupnya seratus delapan tujuh koma lima derajat. Pengin bales 'elu sapa hoy?', tapi aku kan anak baik-baik. Jadi dengan baik-baik juga aku tanya maksudnya apa dan kenal darimana. 

Pengakuannya, dia baru saja melewati titik paling jatuh dalam hidup. Nyaris terjun dari lantai dua rumahnya adalah klimaks. Walaupun ada sedikit perasaan dalam hatiku yang mbatin, jatuh dari lantai dua kayaknya enggak bakal mati deh bu. Paling patah tulang, trus tengsin. Tapi aku diam, selain karena aku kan anak baik-baik, aku juga tau persis apa yang mendorongnya untuk naik ke balkon lantai dua dan nyaris terjun. Bunuh diri yang kurang masuk akal, tapi baginya detik itu, pasti menjadi jalan pintas menuju pintu keluar.

Ruangan itu bernama Post Partum Depression, dia-dan aku-pernah terjebak di dalamnya. Pintu keluar sudah lama ditutup rapat. Nyaris terjun dari lantai dua yang dia lakukan, adalah sayatan pisau di nadi tangan kiriku dua setengah tahun yang lalu. Surat elektronik penuh terimakasih yang dia tulis untukku malam itu, adalah kedatangan tanpa sengaja Mama Rheananda, yang aku sujud-sukuri sampai hari ini.

Dan soal kenal dari mana, dia menjawab singkat tapi bikin mewek: E-Book Kumpulan Emak Blogger yang memuat kisahku menjadi survivor sindrom paling mengerikan. Satu pagi saat teror Post Partum Depression sedang gila-gilanya, sebuah pesan lewat aplikasi whatssap datang kepadanya. Sahabatnya, menanyakan alamat email karena akan mengirim buku digital yang harus dia baca. Kalau aku jadi dia, sahabat itu pasti aku suruh ke rumah trus aku selepetin karet gelang sampai nangis. Temen lagi setengah waras disuruh baca buku, menurut ngana?

Tapi ya itulah takdir, email berisi e-book yang dikirim sahabatnya ternyata obat paling obat. Hari itu menjadi titik balik dalam perjuangannya melawan Post Partum Depression. Katanya, seperti ada angin sejuk merambati kepala. Dingin, dan entah kapan tertutupnya, tapi hari itu matanya seakan baru saja terbuka dari terpejam panjang. Dia akhirnya tau bahwa ruangan yang menyekapnya erat-erat bernama Post Partum Depression, dan punya pintu keluar yang baik.

Aku gak pernah tau siapa sahabatnya, darimana sahabatnya bisa dapat e-book itu, siapa yang menyebarkan e-book itu sampai ke tangan sahabatnya, yang jelas buku digital sangat sederhana itu telah melalui perjalanan panjang hingga sampai ke tangan yang tepat. Entah ada berapa ibu lagi yang mungkin juga tertolong, berapa calon ibu yang berhasil menang sebelum berperang karena pernah membacanya, berapa rantai yang ternyata masih melanjutkan perjalanan e-book tersebut, atau bahkan sudah berhenti sama sekali, malam itu aku sangat sangat sangat dan sangat bersyukur.


Berterima kasih pada Gusti, karena komunitas Kumpulan Emak Blogger pernah-dan selalu-memberiku kesempatan. Jalan baik itu bernama Srikandi Blogger. Sebuah kesempatan dimana aku menaruh cita-citaku tentang perubahan besar di tengah perbedaan dan keberagamaan. Bahwa komunitas adalah jalan lapang yang bisa membawa kebaikan untuk banyak orang. Perbedaan yang kami nikmati di bawah satu payung, ternyata menguatkan. Kami bergerak. Kami pelan-pelan mewujudkan.

Pic courtesy of Blogdetik
E-Book yang telah menyelamatkan hidup seorang ibu di atas, adalah gerakan massal yang kami buat. Sudah dua buku yang terbit. Tentang melawan kekerasan seksual pada anak, dan pentingnya mengenal Post Partum Depression. Gratis. Kami menyebar, menebar, menguar. Merestui dan memberi jalan buku-buku digital itu menemui tujuannya. Sejauh-jauhnya mereka mampu menempuh.

Terimakasih mungkin klise, tapi aku cuma punya itu. Aku haturkan yang banyak untuk Kumpulan Emak Blogger, jajaran Makboard dan Makmin superbaik, deretan Srikandi yang selalu menginspirasi, tim e-book yang enggak pernah marah aku japri sehari tiga kali muahahahaha, para penulis yang dengan sukarela berbagi melalui buku gratisan kami, seluruh member yang jumlahnya seabrek-abrek dimanapun kalian, dan kamu, yang mau menikmati apa yang kami buat walaupun sederhana dan banyakan narsisnya. Hah! xD



Purwokerto, 20 Januari 2016

Selamat ulang tahun, Kumpulan Emak Blogger. Teruslah mengibarkan empat kata yang membuatku bersyukur memilikimu, Kami Ada untuk Berbagi.

26 komentar :

  1. Selamat UlangTahun KEB :)

    BalasHapus
  2. Yang buku kedua belum baca pung, kirim ke emailku duonk, hehehe
    Andic.noorma@gmail.com

    BalasHapus
  3. pung, tapi kami ada untuk berbagi itu 4 kata *krik krik* *merusak suasana*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Empat kok nulisnya.. salah baca ya? :)



      *anaknya suka curang* :v

      Hapus
  4. Ah kamu pung, biasanya bikin diriku tertawa, kenapa sekarang bikin mataku berkaca-kaca.

    BalasHapus
  5. Aahh Pungky.. kamu hebat. Bs membantu prang lain melewati masa sulitnya. Semua hebat.. lewat keb yaa bs berkarya dan berbagi..

    BalasHapus
  6. Mak Ipung, salam kenal yaaa..boleh nggak minta e-book nya? *senyum manis* Emailku di rotundf@gmail.com
    Makasih Maak...

    BalasHapus
  7. Dan bebiblus yg aku alami blm apa2 ya dbanding yg km alami.hahahahaha....

    BalasHapus
  8. Pungky ahhh... jadi mewek nihhh
    ��

    BalasHapus
  9. Sebagai member baru, saya jg baru tahu ada ebook ya? Dan ada apa denganmu mak sampe nyayat2 nadi segala.. Oiya, emang bener tulisan ini gak usah diikutsertakan lomba, ntar menang pula.Giliran aku kapan? Hahahhaha

    BalasHapus
  10. Speechless. Aku enggak bisa ngomong panjang lebar, selain... terima kasih Pungky, terima kasih KEB. Love you all. Big hug

    BalasHapus
  11. mantap, semoga makin menginpirasi ya Mak

    BalasHapus
  12. Akhhh terharu dan bangga sama mahmud yg satu inih *peluk

    BalasHapus
  13. Pungky
    ..selalu deh..paling bisa

    BalasHapus
  14. Napa bikin aku jadi melow gini, Pungky

    BalasHapus
  15. selama menjadi makkandi, makpung pokoknya hebat..terharu ngebacanya..met ultah KEB...

    BalasHapus
  16. Kamu keren wahai Mahmud, bener deh keren masih muda tapi keren

    BalasHapus
  17. setelah tau kamu dan penglaman PPD mu,jadi bener2 buka mata banget...makasih ya sudah berbagi..hug^^

    BalasHapus
  18. This is the real change that we need. Congrats yang Neng Kandi et KEB :)

    BalasHapus
  19. Udah boleh ngefans sama lo belum pung? :")

    BalasHapus
  20. alhamdulillah...jadi mau baca e-booknya.

    BalasHapus
  21. koq aku jadi ikut ngefans sama punky yah ahiakz...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...