Pungky Prayitno @ 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

Menanti Zenfinity




Satu siang yang terik di Jakarta, sebuah pesan whatsapp mendarat ke hapeku.

"Jadi datang mba?"
"Jadi, om. Ini lagi di uber, bentar lagi sampe"
"Oke, hati-hati ya.."

Aku senyam senyum sendiri bacanya. Gimana enggak, pesan itu datang dari om Firman, head of public relation ASUS Indonesia. Waktu itu, aku lagi dalam perjalanan ke acara launching notebook ASUS yang harganya 95juta itu lho. Aku senyum karena ya ampun, om Firman kan pasti lagi sibuk banget ngurusin event, lagi ribet pakuwet di lokasi dan masih sempet-sempetnya nanya aku jadi datang atau enggak.

Buat aku ini penghargaan kecil yang mewah banget. Mereka memperlakukan blogger nggak sebatas relasi media atau yaa sekedar buzzer tukang promosi yang bisa dibayar lalu kelar. Kami sudah seperti teman, seperti sahabat, bahkan sekarang rasanya kayak keluarga. 

Ini Tentang Mangrove Tapak dan Semarang


Photo taken by Dimas Suyatno

"Beneran ini kita masih di Semarang? Ya ampun bagus banget tempatnya!"

Aku duduk setengah oleng di atas perahu, menyesap aroma asin khas pesisir dan bau amis air payau. Antara percaya dan enggak, hutan mangrove yanga aku masuki waktu itu, berada di tepi kota Semarang. Aku baru tau kalau Semarang punya hutan mangrove, lebih baru tau lagi ternyata tempatnya indah. Rimbun dan asri.

Iya memang sekuper itulah aku sebenernya, makanya iyain aja kalau lagi ngaku-ngaku gaul. Biar cepet.

"Di sini ada buaya pak?"

Tanyaku pada bapak yang menahkodai perahu kami. Ya kali kan ternyata selain menyimpan tempat indah begini, Semarang juga menyimpan Crocodylus Porosus. Kan jadi lawak kita susur mangrove bareng Yaya (istilah gemes untuk buaya). Si bapak cuma senyum, tanpa jawaban. Mungkin dalam hatinya dia bertanya-tanya, ini ngapain dedek-dedek cari buaya.

Paragraf di atas nggak penting emang, cuma pengen aja bisa menyebut diri sendiri dengan: dedek. HAHA Biarin aja biarin.

Nikmati Malam di Banjarmasin dengan Mengunjungi 6 Objek Wisata Ini

Sumber foto: arrisalah.net
Belum pernah ke Banjarmasin sih, tapi pengin banget lah! Secara Kalimantan itu salah satu destinasi impianku, walau pernah ke Pangkalan Bun, tapi rasanya belum puas kalau belum eksplorasi seluruh penjuru Borneo. Banyak pengin banget emang si pungky, tapi apa sih yang enggak mungkin? Bisa sampai ke Pangkalan Bun aja aku modalnya cuma mimpi, jadi boleh kan boleh dong kalau aku memimpikan seluruh Kalimantan juga?

Nah, di Banjarmasin, katanya nih, ada banyak keseruan yang bisa dinikmati saat malam hari. Karena apa? Karena main-main ke pasar terapung tentulah sudah mainstream, love nya nggak bakal greget di instagram. Bhahahahaha dasar traveler masa kini, yang dipikirin love doang 😂😂😂

Yuk, kita intip-intip, apa yang dinikmati saat malam hari di Banjarmasin!

Arwan, Icaruz dan Blekok, dalam Megah Meriah Semarang Night Carnival 2017



Manusia bersayap itu berjalan dengan anggun, gagah namun megah. Paduan warna putih dan emas yang membungkus tubuhnya, serta tongkat di tangannya, membuat dia terlihat memesona tersorot lampu karnaval.

Agustinus Arwan namanya, salah satu peserta defile burung blekok dalam Semarang Night Carnival 2017. Kostum seberat 8 kilogram nggak membuat dia kehilangan semangat untuk berjalan kaki sejauh 1,3 kilometer malam itu.

“Saya bangga. Saya nunggu kesempatan ini sejak tahun lalu dan baru kesampaian sekarang. Ini kostum saya buat sendiri, saya desain sendiri. Jadi saya bangga dan senang memakainya”

Arwan, penuh semangat, bercerita kepadaku.

Sehari di Aston Priority Simatupang, Bersamamu...



Jam 2 malam waktu itu, Jiwo terus-terusan nangis dan ngamuk. Posisi kami udah di kasur, udah siap tidur. Dia jerit, mukanya basah air mata, lari ke pintu kamar tapi karena aku kunci, dia mukul-mukul. Besoknya aku ada meeting pagi, harus bangun subuh dan jam 2 pagi masih harus nanganin anak ngamuk. Dia terus mengulang-ulang, "Jiwo mau beli es krim.. Mau liat ikan di seaworld.. Jiwo ndak mau bobo".

Di titik ini aku habis kesabaran, bukannya meluluh malah naik pitam. Aku ikut ngamuk, aku ikut nangis. Tangannya aku cengkeram kuat, matanya aku tatap tajem. Sambil berurai air mata, aku bilang dengan nada bentak, "Diem! Tidur sekarang, ibu besok harus kerja, kita harus tidur!!!".

Beneran diem. Dia naik kasur sambil susungukan tanpa suara. Trus di kasur meluk, mukanya merah, basah kuyup. Masih sambil susungukan, dia bilang, lirih, "Ibu kenapa kerja terus.. Jiwo mau main sama ibu..". Lalu tertidur dengan posisi tangan melingkar di dadaku, tempat dia bisa melintir-melintir nenen, kebiasaannya sebelum tidur. Tapi malam itu mungkin nggak berani jadi cuma peluk, naro tangannya di tempat biasanya tapi gak berani ngapa-ngapain. Itu tanda dia lagi ketakutan.

Jam 3 pagi. Aku nangis. Ya ampun, aku kerja buat siapa sih?

**

Kemana-mana Bawa Apa Aja?


Enam taun lalu, 2011, aku pernah lho bongkar-bongkar isi tas di blog. Tapi jangan diketawain ya, soalnya gaya bahasa dan eyd-nya, ngaco abis. Fotonya juga nggak enak banget warnanya, lagi tren tone kekuningan gitu waktu itu. Tapi aku biarin aja, nggak aku benerin sama sekali. Soalnya kalo dibaca ulang, aku jadi tau proses ngeblogku kayak apa.

Dan pas baca postingan itu lagi, aku jadi nyadar, isi tasku 6 tahun nggak berubah ngahahahaha Ini nih postingannya:

Tas Tis Tus Tes Tos Te Ron


Enam tahun kemudian ini, aku pengin bikin postingan yang sama, dengan kerangka tulisan yang mirip. Tapi alhamdulillah dengan judul yang lebih elegan karena apaan tau itu TAS TIS TUS TES TOS TE RON 😂😂😂

Gemesnya Zenfone 3 Max PINK


Enggak nahan pengin nulis yang satu ini karena asli, gemes banget. Zenfone 3 Max yang warna pink akhirnya masuk Indonesia dong! Aaaak. Rose Pink gitu warnanya, dilihat dari sisi manapun sangat sangat minta dijawil.

Pink-nya sama sekali enggak norak. Kalau di tempat terang jadi rada keemasan gitu. Trus bodi Zenfone 3 Max kan memang ada list-list silver yang mana berkilau kalau kena cahaya. Jadi, ibarat manusia, si Pink ini Pungky Prayitno: manis, centil, dan mewah dalam satu tampilan. APAAN?

Gila, Notebook Ini Harganya 95 Juta!



Apaan? Notebook harganya 95juta? Itu laptop apa gensi mantan, tinggi amat harganya. Psst, duduk dulu diem, ini nih aku ceritain ya!
 
Meskipun pasangan suami istri, aku dan mas suami nggak bisa sejalan untuk beberapa hal. Soal notebook, misalnya. Aku mah milih notebook yang penting stylish, kalau bapaknya Jiwo, selalu milih notebook yang gahar baik dari segi spek maupun penampilan. Karena notebook untuk dia bukan cuma urusan kerjaan kantor, tapi juga urusan separuh hidupnya: game! 

Separuh hidup yang sering bikin aku keluar tanduk, maksudnya 😈

Bu Hj. Bejo dan Sate Kesukaan Pak Jokowi



Ini bu H. Bejo, umurnya 80 tahun, cantik ya? Beliau ini pemilik salah satu warung sate yang tersohor di Kota Solo. Warung Sate Kambing Bu Hj. Bejo namanya. Berlokasi di Jalan Sungai Sebakung, No 10, Kedung Lembu, Pasar Kliwon Solo, warung ini bisa bikin kamu merem melek karena suer, panganannya enak-enak banget! Ada sate kambing, tongseng, gule, tengkleng dan, sate buntel.

Jiwa Muda Toyota New Agya


Sebagai mamah muda yang menolak tua (halah), pertama liat Toyota New Agya, aku langsung melirik lenjeh gitu. Stylish banget masa. Ibarat anak muda jaman sekarang, dia ini semacam dek Awkarin. Biarpun bandel, tapi secara tampilan enak dilihat dari segala sudut.

Kalau kamu ngajak kencan gebetan bawa mobil ini, aksi "Yah dompet aku ketinggalan, kamu bayarin dulu ya", padahal emang lagi gak punya duit, akan terdengar meyakinkan karena mobil yang kamu bawa memperlihatkan kalau kamu bukan anak muda kere hore banyak alesan. Sip ntap?

Eh mau kemana? Duduk dulu lah sini, kuceritain ya!

Baju Baru untuk Konten Baru


Apa yang selalu ada di tasku? Kamera dan hape! Aku oke pergi kemana-mana tanpa suami, tapi enggak tanpa kamera dan hape. Ebuset perbandingannya suami hahahaha. Iya beneran, dslr yang segede gengsi mantan itu, selalu ada di tasku. Mau cuma bawa tas kecil yang lenjeh bunga-bunga, tetep pokoknya dimuat-muatin, si dslr harus ikut.

Ngapain repot-repot? DEMI KONTEN!

Satu, konten itu bertebaran dimana-mana, dan aku anaknya suka sayang kalo jalan kemana atau main kemana gitu tapi enggak menghasilkan apa-apa. Tapi bukan berarti sibuk nyari konten dan nggak menikmati mainnya ya, minimal menghasilkan satu atau dua foto buat ngasih makan instagram lah. Minimal poin-poin menarik yang penting udah kecatet di hape.

The Drummer Mama



Ada kan ya hal-hal di dunia ini yang bukan cita-cita sih, tapi diam-diam ada sesuatu dalam diri kita yang pengin mewujudkan itu. Hal-hal sederhana yang kalau tercapai pasti rasanya hepi banget, kalaupun enggak, ya udah nggak apa-apa.

Dan buat aku, hal itu adalah: BISA MAIN DRUM!

Aku enggak pengin jadi drummer, apalagi punya band. Enggak pengin juga bisa konser solo macam Akira Jimbo atau Mike Portnoy itu, enggak. Aku cuma pengin bisa main drum. Ngedebukan tanpa ada nada meleset atau suara sumbang karena asal pukul. Cukup.

Kerja di Jakarta, Berdamai dengan Ibu Kota

Photo by Nurul Noe

Beberapa jam sebelum menulis ini, aku duduk di pinggiran stasiun Pondok Cina. Tukang ojek berkali-kali nawarin nganter pulang, aku geleng-geleng. Nanti bang, mau duduk dulu. Orang lalu lalang, ojek datang pergi, aku tetep cuma duduk. Selonjorin kaki, pasang headset, puter lagu Semesta-nya Maliq & D'Essentials, liat ke langit.

Aku senderin kepalaku ke pagar stasiun, keringetku netes satu satu, mukaku lepek lengket dan gerahnya luar biasa. Beberapa menit sebelum duduk ini, aku baru aja berdiri satu jam lebih di commuter line jurusan Jakarta Kota - Pondok Cina. Bukan sekedar berdiri, tapi ini berdiri yang gerakin kakipun nggak bisa. Bahkan mau gerakin tangan buat liat hape aja nggak muat. Saking sesaknya, saking penuhnya. Badanku sampai basah kuyup karena keringat padahal itu kereta full AC.

Travel Writing Ala Marischka Prudence: Menulislah dengan Rasa!


Belakangan ini aku lagi seneng nulis cerita perjalanan tapi selalu gitu-gitu aja. Iya kan, tulisan perjalananku tuh anyep banget kayak sempol gopean kurang mecin. Bacanya kayak nyelos aja gitu, enggak ada gregetnya banget. Terus emang dasar rejeki mahmud solehah, KEB dong seminggu lalu bikin acara Arisan Ilmu. Speakernya, beuh: Marischka Prudence!

KEB itu Kumpulan Emak Blogger, by the way. Komunitas blogger perempuan terbesar di Indonesia

Kebetulan aku lagi stay di Jakarta, jadi cus lah cuma sekali naik commuter line, dua kali naik ojek dan satu kali jajan gorengan pinggir jalan untuk bisa sampai ke lokasi arisan, Plaza FX.

Kemanapun Pergi, Langit Musik Menemani



Kalian tau lagu The Night-nya Avicii, nggak? Atau How Far I'll Go yang jadi soundtrack film Moanna? Aku lagi suka banget dua lagu itu. Penyemangat banget buat aku untuk gak berhenti mengejar mimpiku menjejak banyak-banyak tanah di Indonesia. 

The Night itu lagu tentang anak yang hidup bersama pesan ayahnya, sepenggal lirik yang paling nancep, begini: "He said one day you'll leave this world behind, so live a life you will remember". Hidup itu harus 'gila', harus bisa jadi kenangan baik paling enggak untuk diri kita sendiri. Pengin ngapain? Pengin bisa apa? Lakukanlah mumpung sempat!

Bulan Madu di ZEN Premium Merbabu


"Kamu bulan madu tho ceritanya?"

"Enggak, cuma numpang mesra-mesraan di Malang.."

Winda dan Silvi, dua blogger Malang yang hits banget itu lho, geleng-geleng heran. Mereka yang lagi sibuk dengan aktifitasnya masing-masing, terpaksa berhenti dulu demi nyantronin aku ke penginapan malam-malam. Karena ijig-ijig blogger Purwokerto yang banyak gaya ini kirim pesan digital: aku lagi di Malang.

Bhahahahahaha

Memang sengaja surprise sih, pun acara mesra-mesraan ke Malang ini sebenernya enggak begitu direncanakan. Awalnya kan aku dikasih liburan gratis ke Bali sama Zenrooms. He lah kok rasanya bosen ya sama Bali, terus aku nawar ke pihak Zenrooms buat belok aja ke Malang. Dikabulkan dan berangkatlah kami (aku dan suami) ke kota apel ini. Aku sih niatnya plesir keliling Malang, ya siapa sangka kanjeng suami membawa niat yang beda. Bikin adek buat Jiwo 😑😑😑

Enak Banget Lo, Fesbukan Doang Dapet Duit!


Waktu aku kerja jadi digital marketing officer, temen-temen tuh pada sering banget komentar "Enak ya kerjaan lu, fesbukan doang dapet duit!". Enggak cuma temen, komentar semacam ini bahkan datang dari keluarga. Ya karena tiap mereka ke rumah, pasti lagi lihat aku buka facebook atau sekrol-sekrol instagram. Koloran doang, kadang belom mandi, hape aja terus dikekepin. Malah kadang diceletukin, "Kamu nggak pengen kerja yang bener?". Lha emang ini kerja nggak bener? Muahahahaha

Iya, bekerja di dunia digital marketing emang masih sering dipandang sebelah hidung. Apalagi aku karyawan remote, kerjaku ya di rumah, di cafe, di kampus, kadang kerja sambil tiduran, sambil menyusui anak, ya dimana aja deh sepenginnya dan sebutuhnya aku kerja.

ZenFone 3 Max, dan Alasan-Alasan Kenapa Kamu Harus Memilikinya


Racun lagi yaaaa hahahahahaha. Asli deh engga ada berhentinya si Pungky ngeracun soal Zenfone 3 Max. Ya gimana dong, aku merasa semua orang harus kenal lebih dekat sama smartphone satu ini karena sumpaaah beneran Ga Ada Matinya!

Oke cus. Siapkan hatimu, ini dia 5 alasan kenapa kamu harus memilih Zenfone 3 Max sebagai smartphone kamu.

Ini dia Zenfone 3 Max, Smartphone yang GaAdaMatinya!


Woohoo, the wait is over! Ini lho gaes, smartphone yang dari kemarin aku sebut-sebut. Yang meramaikan sosmed aku selama seminggu ini, yang ditunggu-tunggu banyak orang, yang resmi diluncurkan oleh ASUS Indonesia hari ini (7 Febuari 2017), yang katanya #GaAdaMatinya itu! Please welcome yaa..

 ASUS ZenFone 3 Max 5.5” ZC553KL


Penasaran dengan smartphone satu ini? Mari, kuajak kalian lebih dekat. Pssst, awas baper, karena sumpah ini hape bikin ngiler bianget nget.

Review: Evian Mineral Water Spray, Semprot Lalu Enak


Sebenernya waktu beli, aku juga nggak tau dia ini fungsinya apa. Pokoknya lagi hits di instagram, di kalangan beauty blogger, ya masa aku nggak punya. Demi memuaskan hasrat nggak mau ketinggalan tren, buka Sociolla, dan masukkan satu ke keranjang belanja. Order. Bhahahahaha Aku memang segampangan itu :(

Jadi dia ini facial spray gitu, kandungannya mineral spring water yang diklaim dapat menghidrasi kulit. Hypo-allergenic dengan p.H 7,2 yang aku sama sekali nggak paham itu maksud dan gunanya apa haha. Ini postingan maunya apa sih ah.

Wuidih, ASUS Hadirkan Smartphone yang Ga Ada Matinya!


Sebagai orang yang doyan jalan, aku ini ketergantungan banget sama baterai smartphone. Powerbank ASUS Zenpower kesayangan itu wajib banget ada di tas. Pokoknya kalau plesir, bawa charger kudu dua biji. Satu buat hape, satu buat powerbank. Semuanya isi penuh pas tidur, biar besoknya siap bersenang-senang seharian.

Ya gimana, smartphone itu separuh hidup yakan. Bahkan dia lebih sering digenggam daripada tangan pasangan, ya nggak mblo? Eh jangan ding jangan separuh, seperempat hidup aja. Kalau mas suami baca paragraf ini bisa-bisa dia protes hahahahaha

Syahdu Suci Jamasi



Hai! Dengan apa kalian merayakan tahun baru imlek kali ini? Belum ada rencana? Mari, kuajak kalian ke klenteng Boen Tek Bio, klenteng tertua di Banyumas, Jawa Tengah. Di sini, barangkali perayaan imlek terlihat tak terlalu meriah. Namun, di sini akan kamu temukan penyambutan tahun baru yang begitu syahdu, yang intim, yang siap.

Menyambut tahu baru dengan bersih, mungkin itulah kesimpulan yang akan sampai ke kepalamu saat berkunjung ke sini menjelang imlek. Warga Tionghoa, bergotong royong mencuci seluruh patung dewa, alat ibadah, dan seluruh klenteng. Dibersihkan, sampai ke sudut-sudutnya.

Beli Lipstick Terus, Bibirnya Ada Berapa Sih?


Jadi kan Blanja.com lagi ada Promo Tahun Baru Imlek 2017 ya, nah itu tuh diskonnya racun banget. Sampe ada Serba 50ribu dimana gincu-gincu kece hanya dibandrol goband saja sodara-sodara. Sebagai mahmud dengan jiwa diskonan yang menggelora, aku langsung kalap borong gincu 5 biji buahahahahaha

Trus kegep sama mas suami dan dia pasang tampang senep HAHAHAHAHAHA Seperti biasa dengan pertanyaan tengilnya, "Beli lipstick terus, bibirnya ada berapa sih?".

Asyik, JNE Ngajak Jalan ke Nusa Lembongan!

Photo by Rahmi Aziza

Nusa Lembongan itu dimana? Hahahahahahaha namanya juga Pungky, ngakunya doang mahmud gaul, Nusa Lembongan dimana aja nggak tau. Beneran pas Mas Yahdi, pihak JNE yang menghubungi aku, bilang kalau aku terpilih buat diajak jalan, aku sama sekali buta Nusa Lembongan itu dimana. Main iya aja, pokoknya iya jalan-jalan. Soal Nusa Lembongan itu dimana gimana kayak apa, gimana nanti. HAHA

Eh kalian percaya nggak kalau ngeblog itu tabungan rejeki? Sebulan lalu, aku membuktikannya. Kita menulis di blog kan nggak selalu ada yang bayar, ya. Kita menulis, berbagi dengan pembaca, merelakan kuota internet yang enggak murah, dan tentunya waktu yang enggak sedikit. Kita melakukannya walaupun nggak ada yang gaji.

Cerita Baik bersama JNE, Inilah Para Juaranya!


Aku pengin banget bertele-tele dan basa basi, tapi aku tau kalian pasti nggak akan baca karena langsung sekrol ke bagian pemenang. Ya kaaaan ya dooong muahahahahaha *pungky anak yang seudzonan*

Jadi aku cuma mau berterima kasih aja karena enggak nyangka yang ikutan banyaaaak. Makasih banget ya teman-teman. Alhamdulillah total peserta ada 104 orang. Semoga blog competition ini mempererat sillaturahmi kita ya sebagai sesama blogger. Jangan dilihat dari hadiahnya plis, hadiahnya mah yang nanggung JNE, kalau kurang palak lagi aja JNE nya jangan aku. HAHAHAHAHA *lalu dibleklis mas mas JNE*

Solo, dan Keramahan-Keramahan yang Memanggilmu Datang


Tiga hari di kota ini, aku jatuh hati berkali-kali. Setiap sudutnya semacam menyimpan kejutan yang pasti bikin senang. Ada aja yang bikin senyam-senyum. Setiap meternya adalah rumah yang membuka pintunya lebar-lebar untuk kedatanganmu. Tersenyumlah, mari kuantar kalian ke sana.

Inilah Solo, dan keramahan-keramahan yang memanggilmu datang.

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3



Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi?

Sukses Mengatasi Jerawat dan Bruntusan dengan Elsheskin


Jadi, gaes, aku tuh lagi kualat. Gara-garanya selama ini aku sering sombong kulitku nggak pernah jerawatan. Beneran nggak pernah. Abis make up tebel langsung tidur pun, besoknya tetep mulus. Ya paling komedo. Saking sombongnya, aku bahkan pernah sengajain nggak cuci muka abis naik motor, biar jerawatan!
 
TERUS SEKARANG AKU BENERAN JERAWATAN PARAH HAHAHAHAHAHA.

Ya kalau cuma jerawat setutul dua tutul sih nggak masalah, ini tuh buanyak. Ngehenya lagi, enggak cuma jerawat, tapi juga bruntusan yang super gengges. Beneran banyak banget sampai jidatku kayak jalanan aspal belom dipres. Gradagan nggak karu-karuan.

Coba tolong yang mau teriak "makan tuh sombong!", baris yang rapih, ya! xD

Galaksi Pungky dan 2016

Postingan ini akan banyak pamernya. You've been warned, ya. Jadi kalau sepanjang tulisan isinya cuma umbar-umbar pencapaian, dan kamu merasa iyuwh, segala bentuk nyinyir, dengki, dan baper akan dilayani dengan baik oleh... tembok. YHA.

Tahun 2016, adalah tahun aku menjalani status sebagai ibu rumah tangga penuh. Ini pertama kalinya dan rasanya kayak makan makaroni pedes dicelup purwaceng. Ajaib. Aku berhenti dari kerjaan, udah lulus kuliah juga, jadi beneran nggak ada yang dikerjakan selain mengurus rumah tangga dan menjadi istri solehah. *kubet phasmina motif macan garong*