Pungky Prayitno @ 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

Hasil Kamera Zenfone 4 Selfie (+ Review Pemakaian)


Tunggu tunggu, kalau kalian pikir akan baca ulasan smartphone dengan bahasa tekhnologi yang canggih, kalian salah. Mending close tab dan pindah ke blog sebelah, karena ulasan ini nggak ditulis sama orang yang expert di bidang gadget. Ini ditulis sama ibu-ibu beranak satu yang demen selfie, yang fungsi utama smartphone-nya adalah buat poto-poto trus posting di sosmed. HAHA

Zenfone 4 Selfie, seperti namanya, smartphone ini memang didesain khusus untuk berswafoto. Dipersembahkan untuk para aktifis kamera depan, yang nggak bisa hidup tanpa cakep-dikit-narsis. Siapa mereka? YA AKU LAH YA SALAH SATUNYA HAHAHAHA

Aku nggak akan banyak bahas soal fungsinya sebagai ponsel, ya. Karena fitur yang sangat diunggulkan adalah kameranya, jadi mari bahas itu banyak-banyak! Bersiaplah karena setelah ini, mungkin kalian akan enek liat mukaku nggak udah-udah. haha

**

Zenfone 4 Selfie punya 3 kamera. Dua kamera depan, dan satu kamera belakang. Namanya selfie, tentu yang jadi primadona adalah kamera depannya. Satu, main camera dengan resolusi 20MP. Satu lagi, wide-angle camera dengan kelebaran 120o, beresolusi 8MP. Keduanya, dilengkapi dengan aplikasi SelfieMaster bawaan ASUS, dan disempurnakan dengan LED flash. 
Kita bahas satu-satu, ya.


Zenfone 4 Selfie Main Camera


Dengan resolusi 20MP, kamera depan utama ini bener-bener kasih pengalaman selfie yang menyenangkan. Wogh, masa aku cantik. Hahahahaha. Apalagi ASUS kan memang selalu membekali kamera ponselnya dengan fitur beautification, udahlah itu langsung jadi cakep nggak ada obat. Biarlah hasil foto yang bicara, ya..




Kerennya, sekalipun di tempat yang minim cahaya, main camera ini tetap bisa mengambil foto dengan sangat baik. Terang dan minim noise. Tapi, namanya mengejar terang saat low light, tentu ada yang dikorbankan, ya. Speed rendah, misalnya. Jadi saat selfie di tempat minim cahaya, pastikan jangan langsung gerak apalagi jungkir balik ngesot-ngesot, karena nanti bisa hasil fotonya bisa goyang dong. 

Foto di bawah ini aku ambil di tempat yang gelap, jam setengah 7 malam.


Kekurangannya, menurutku, potrait mode-nya masih perlu banyak perbaikan. Bokehnya masih kasar dan aneh, objek malah kelihatan kayak tempelan. Mungkin ASUS masih perlu update lagi, ya.. Sampai bokehnya jadi halus dan kelihatan real. Tapi buatku pribadi, nggak menganggu sih. Karena yang dijagokan dari Zenfone 4 Selfie ini kan wide-angle camera nya, jadi menurutku ya nggak apa-apa menunggu lagi sampai ASUS bikin bokeh itu jadi mulus. 


Zenfone 4 Selfie Wide-Angle Camera


120 derajat! Ini edan sih menurutku. Lebar banget nggak kayak kamera smartphone. Asik buat wefie karena muat banyaaaak. Buat 5-6 orang berjejer gitu mah udah bisa say bye lah sama tongsis. Enggak cuma buat wefie sih, kamera lebar ini asik juga buat selfie dengan background pemandangan yang luas. Jadi yang kefoto nggak cuma wajah, belakangnya juga kena. Sayang kan jauh-jauh traveling gitu misalnya, trus selfie, eh yang kefoto mukelu doang.

Tapi sayangnya, kamera yang ini resolusinya cuma 8MP. Jadi tentu kualitas foto akan menurun drastis dibanding saat pakai main camera. Foto jadi lebih luas daya tangkapnya, tapi muka jadi nggak mulus-mulus amat. Sebagai pemuja beautification level 10, di situ aku sedih, wefie-nya jadi kurang cantik.


Karena resolusi yang menurun ini, hasil foto juga rawan noise saat di tempat gelap. Jadi banyak semutnya gitu. Ya nggak burek-burek amat sih, tapi kalau dibanding sama kejernihan si main camera, tentu ini terasa jomplang.

Untuk nge-switch kedua kamera ini, gampang banget. Cuma dengan sekali tap yang ada di layar kamera, maka dia akan ganti-ganti main camera atau wide-angle camera. Tinggal pilih aja pengin pakai yang mana.



Zenfone 4 Selfie Softlight LED Flash


ASUS ZenFone 4 Selfie hadir dengan sebuah LED flash untuk menopang kamera depan. Awalnya aku kira hasilnya bakal nyentreng dan bikin kulit jadi mencilak karena begitulah biasanya hasil LED flash bawaan kamera hape. Ternyata ini beda, hasilnya cukup smooth dan intensitas cahayanya bisa dibilang cukup. Dan yang paling penting, dia nggak membuat warna kulit jadi buricak burinong. Kelihatan sih pakai flash, tone juga geser, tapi nggak kayak disemprot blitz tukang foto studion gitu, ngerti kan? xD



Kamera Belakang


Ini aku nggak banyak nyobain, jadi reviewnya nggak begitu lengkap maaf ya. Aku terlanjur terpesona sama kamera depannya jadi yaudah itu aja terus yang dipakai hahahaha. Melengkapi dua front-facing selfie camera, ASUS ZenFone 4 Selfie diperkece oleh sebuah kamera belakang yang cukup oke. Dengan resolusi 16 megapixel yang memiliki sudut pandang cukup luas, sampai 80o. Dengan sistem Phase Detection AutoFocus (PDAF), kamera bisa menemukan fokus dengan super-cepat, hanya dalam 0,03 detik.

Kamera belakang ini juga dilengkapi sama kemampuan penstabil video secara elektronik saat merekam dalam resolusi Full HD (1920 x 1080). Bisa juga memberikan hasil foto sempurna pada kondisi low light karena adanya LED RealTone Flash yang ngasih pencahayaan dengan intensitas pas.

Percayalah, nggak bakal begitu kepake, terlalu jatuh hati sama kamera depannya. Yaiyalah, namanya aja Selfie xD

Gengaman yang Pas


Ini penting banget, karena Zenfone seri lain yang aku punya, itu nggak asik buat selfie karena bodinya nggak mendukung. Licin! Apalagi generasinya Zenfone 3, aduh itu kalau buat selfie harus perjuangan karena sering merosot. Beberapa juga bentuknya kurang pas, Zenfone 3 Max misalnya, itu kalau buat selfie mendatar (landscape), harus hati-hati dan pelan-pelan karena gampang melesat dari genggaman.

Nah, si Zenfone 4 Selfie ini, buat aku anak ajaib banget. Karena mengimbangi namanya yang membawa kata Selfie, bodinya bener-bener enak diajak foto-foto dengan kamera depan. Baik potrait maupun landscape, nggak ada masalah di tanganku. Nggak licin, dan bodinya pas di genggaman. Mantep, gitu.



Walaupun dari segi desain, buatku biasa banget karena memang standar. Nggak ada yang istimewa dari desain bodinya. Mungkin karena aku masih tergila-gila sama mewahnya fisik Zenfone 3, dan gantengnya Zenfone Zoom S. Tapi buat perempuan, warna rose gold-nya cantik lho. Masih menang kalau diadu sama casing pink-nya Zenfone Live, karena dia ada aksen silvernya jadi kelihatan lebih berkelas. Tapi kalau sama pink-nya Zenfone 3 Max, buatku masih lebih cantik Zenfone 3 Max.

Tapi apalah arti smartphone cantik, yang penting kan kitanya bukan yang dibikin cantik? Bahahahahaha

**

Soal fungsi dia sebagai ponsel, kubahas sedikit, ya. Satu yang paling greget adalah ZenFone 4 Selfie  ini dibekali triple slot SIM tray. Cek coba hape kamu, slot buat SIM card-nya ada dua apa tiga? PJadi kita bisa pasang dua kartu SIM dan sekaligus slot MicroSD di dalamnya, tanpa harus mengorbankan salah satu di antaranya seperti layaknya slot berjenis hybrid. Kedua slot kartu SIM juga mendukung konektivitas 4G LTE sehingga pengguna nggak perlu melepas pasang dan memindahkan posisi SIM card. 

Nah karena dengan smartphone ini kita bakal banyak produksi foto (yaiyalah selfie teros), ASUS menyadiakan slot MicroSD yang dapat menopang kartu MicroSD hingga kapasitas besar, hingga 2TB. Aku belom nyoba sih, selain nggak punya MicroSD dengan kapasitas bagong begitu, karena aku juga nggak senarsis itu nyimpen foto di hape sampe 2TB hahahahaha

**
Ini spesifikasi lengkap Zenfone 4 Selfie, ya:


Zenfone 4 Selfie ini sudah bisa kamu beli di ASUS Official Store di Lazada.

5 komentar

  1. Cekep nih Zenfone 4 Selfie jadi pengen selfie mulu kalo punya hape ini..hehe

    BalasHapus
  2. PINK!!! Keren, mau banget asus yang pink itu

    BalasHapus
  3. Pinknya itu lhoh, cwe banget, tp Kmrin aku nyobain zoom S hasil ftonnya cakep. Asus nih senengannya bikin org galau.

    BalasHapus
  4. Ya Allah, Kakak bikin kepengen aja deh, HPnya..

    BalasHapus
  5. Wah justru aku lagi berburu yang bokehlicious. Kurang mantep sih ini yaaa

    BalasHapus